Dalam lingkungan kerja karyawan atau pekerja dituntut untuk mengutamakan keselamatan kerja. Walaupun begitu ada saja pekerja yang mengabaikan keselamatan mereka. Tentunya ini membuat perusahaan yang sudah menerapkan K3 di perusahaannya menjadi geram. Jika sudah seperti ini, perusahaan juga yang akhirnya disalahkan. Bahkan mitra kerja perusahaan pun mulai tidak percaya dengan perusahaan tersebut.

Faktor penyebab kecelakaan kerja memang bukan karena kelalaian pekerja saja, masih ada beberapa faktor lainnya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Dalam teori kecelakaan kerja ada istilah “Three Main Factor Theory”. Menurut teori ini disebutkan bahwa ada tiga faktor utama yang menyebabkan kecelakaan kerja. Antara lain :

  1. Faktor Manusia

Umur

Umur harus mendapat perhatian karena akan mempengaruhi kondisi fisik seorang pekerja. Umur pekerja juga diatur oleh UU Perburuhan No.1 tahun 1951. Pekerja muda biasanya memiliki fisik yang lebih kuat, tetepi para pekerja muda cenderung cepat bosan dengan pekerjaannya. Sebaliknya dengan pekerja atau karyawan umum yang cenderung hati-hati dalam pekerjaannya dan lebih dapat dipercaya diperusahaan karena dianggap memiliki pengalaman lebih, tetapi biasanya pekerja umum ini sudah tidak memiliki tenaga lebih dibanding para pekerja muda. Akibatnya rata-rata kecelakaan pekerja biasanya terjadi di kalangan para pekerja umum.

              Pengalaman Kerja

Lamanya pengalaman kerja di suatu tempat menjadi nilai lebih bagi pekerja. Karena pekerja seperti ini dianggap lebih mengetahui resiko pekerjaan dan lebih profesional dalam bekerja. Tapi sisi buruknya jika mendapat pekerja yang memiliki pengalaman lebih tetapi dia juga memiliki kebiasaan yang dapat menghambat perusahaan.

              Tingkat Pendidikan

Pendidikan dalam dunia kerja juga sama pentingnya dengan pengalaman kerja. Pendidikan juga dapat mencerminkan sifat dan perilaku pekerja. Pekerja yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi biasanya dapat bersosial dan memiliki kemampuan individu yang cukup matang, ditambah dia juga dapat mempengaruhi para pekerja lain dalam kelompoknya.

Pelatihan dan Peraturan K3

Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian dari pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilan di luar sistem pendidikan yang berlaku dalam waktu yang relatif singkat. Timbulnya kecelakaan kerja biasanya diakibatkan karena kelalaian dan kurangnya pengetahuan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sedangkan peraturan K3 adalah ketentuan yang mewajibkan pekerja untuk mengetahui kondisi lingkungan kerja pada umumnya, dan tugas-tugas lain yang masih berhubungan dengan peraturan perusahaan. Peraturan K3 ini sangat berpengaruh dengan kejadian kecelakaan kerja. Maka sebaiknya peratuaran tersebut dilakasanakan sebaik mungkin.

  1. Faktor Lingkungan

Suhu Udara

Suhu udara menjadi salah satu penyebab menurunnya kinerja para pekerja, bahkan dapat mengganggu mental seseorang. Hal ini dapat mengakibatkan kurangnya kestabilan dan membuat pekerja tidak fokus pada pekerjaan hal ini akan menurunkan daya kreasi tubuh manusia untuk menghasilkan panas dengan jumlah yang sangat sedikit.

Penerangan

Dalam pekerjaan cahaya atau penerangan sangatlah penting untuk membantu kegiatan pekerja. Banyak objek ataupun benda di sekitar yang perlu diperhatikan oleh pekerja. Penerangan yang cukup juga menjadi faktor keselamatan kerja karyawan. Jika pencahayaan kurang atau menyilaukan. Dapat mengganggu pengelihatan dan menimbulkan rasa kantuk.

Kebisingan

Kebisingan yang ada di area pekerjaan dapat mengganggu kenyamanan dalam bekerja dan juga mengganggu komunikasi antar pekerja. Ditambah jika kebisingan tersebut diluar batas dapat menyebabkan pekerja menjadi tuli akibat kebisingan itu. Sesuai dengan keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor: KEP-51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Batas faktor Fisika di Tempat Kerja, intensitas kebisingan yang dianjurkan adalah 85dBA untuk 8 jam kerja.

  1. Faktor Peralatan

Kondisi Mesin

Dengan mesin dan alat mekanik, produksi dan produktivitas dapat ditingkatkan. Selain itu beban kerja faktor manusia dikurangi dan pekerjaan dapat lebih berarti. Dan apabila mesin dalam keadaan rusak dan tidak segera diantisipasi maka dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Peletakan Mesin

Peletakan mesin di ruang kerja sangat berpengaruh pada kecepatan dan ketepatan kinerja pekerja. Mesin dan alat diatur peletakannua sehingga cukup aman dan efisien untuk melakukan pekerjaan dan mudah.

 1,289 total views,  6 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *