Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) diperlukan agar perusahaan memiliki tim yang bertanggung jawab dalam memastikan penerapan keselamatan, kebersihan, serta kesehatan kerja dan juga untuk mencegah terjadi gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, yang akhirnya meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.

P2K3 menurut PERMEN Tenaga Kerja merupakan badan pembantu serta wadah kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama dan partisipasi efektif dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan.

Susunan Organisasi dari P2k3 adalah ketua, sekertaris dan anggota, dan Sekretaris P2K3 wajib seorang ahli Keselamatan Kerja dari perusahaan yang bersangkutan dan sudah ditunjuk oleh KementrianKetenagakerjaan RI.

Tugas P2K3 adalah memberikan saran dan pertimbangan baik diminta maupun tidak kepada pengusaha atau pengurus mengenai masalah keselamatan dan kesehatan kerja, dari hasil olah data yang dilakukan ini membantu menunjukan dan menjelaskan kepada setiap tenaga kerja bahwa berbagai faktor bahaya di tempat kerja dapat menimbulkan gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk bahaya kebakaran dan peledakan serta cara penanggulangannya.
membantu pengusaha atau pengurus dalam mengevaluasi cara kerja, proses dan lingkungan kerja, menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik, mengembangkan sistem pengendalian bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan, penyakit akibat kerja serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Selain tugas P2K3 diatas maka perlu dilakukan oleh P2K3 adalah menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja, higiene perusahaan, dan kesehatan kerja. Hal ini untuk membantu pimpinan perusahaan menyusun kebijaksanaan manajemen.

 1,063 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *